Menghindari Penipuan Melalui Email

Bisa menghack website kelihatannya keren dan mantab, sekarang bukan jamannya lagi meng-hack website dengan merubah tampilan website menjadi tampilan yang bukan asli tampilan website, namun belakangan ini banyak sekali tindak kejahatan yang dilakukan melalui email.

Cara Penipuan Melalui Email

Ada beberapa cara yang digunakan, diantaranya meng-hack akun email yang digunakan, atau mengirimkan email dengan menggunakan email tertentu, jadi seolah-olah yang punya akun email tersebut yang mengirimkan email tersebut, padahal bukan. Hal ini biasa disebut sebagai phising pada dunia internet.

Email yang digunakan untuk komunikasi bisnis pastinya akan sangat berbahaya dan merugikan kedua belah pihak, contoh kasus yang pernah kami alami adalah, sebagai berikut :

Ada perusahaan A sebagai penjual dan perusahaan B sebagai perusahaan pembeli

Kronologi : Perusahaan B sebelumnya mengirimkan email ke perusahaan A untuk membeli sejumlah barang, pada proses komunikasi awal tidak ada hal yang janggal, sehingga terjadilah kesepakan untuk jual beli diantara kedua perusahaan tersebut, pada saat akan melakukan transaksi perusahaan A mulai dihack, dengan beberapa alasan email perusahan A mengirimkan data nomer rekening yang baru yang akan digunakan untuk menerima transfer dari perusahaan B (tidak sesuai dengan proposal / penawaran / invoice).

Tanpa curiga maka perusahaan B langsung mentransfer ke nomer rekening yang baru yang telah diterimanya, padahal sebenarnya nomer rekening yang benar adalah yang sesuai dengan proposal /  penawaran / invoice.

Beberapa hari kemudian dikonfirmasi ulang oleh perusahaan B bahwa uang sudah ditransfer ke rekening si pulan tanggal dan jumlah sekian dan meminta barang segera dikirimkan.

Karena perusahaan A tidak merasa merubah nomer rekening dan tidak merasa rekening tersebut adalah milik perusahaan A maka barang tidak dikirimkan.

Jika ini terjadi maka biasanya untuk langkah selanjutnya bisa dipastikan langkah yang akan ditempuh adalah jalur hukum, hal ini akan merugikan banyak pihak

Untuk pencegahannya, berikut tips dari kami sebelum anda melakukan transaksi

  1. Kenali domain yang digunakan, pastikan mempunyai website atau profil perusahaan yang jelas, untuk domain perusahaan di Indonesia bisanya mempunyai domain resmi .co.id, jadi paling tidak perusahaannya mempunyai website dengan domain .co.id
  2. Cek alamat email yang digunakan, dan samakan dengan email yang ada diprofil atau website mereka
  3. Cek kontak, nomer telpon dan nomer rekening serta alamat perusahaan, jika ada perubahan nomer rekening saat akan melakukan transaksi, silakan konfirmasi kembali melalui kontak yang ada diprofil atau proposal / penawaran / invoice mereka, pastikan nomer rekening yang akan anda transfer sudah valid.
  4. Hindari akses email melalui perangkat atau jaringan umum, seperti warnet

Demikianlah cara Menghindari Penipuan Melalui Email. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda. 🙂

Berikan komentar Anda