Cara Membuat Peringatan Konten pada WordPress

Sebagai penulis suatu artikel, kita juga dituntut untuk mengetahui kepada siapa artikel ini disajikan, sehingga tepat pada sasaran. Terlebih jika artikel yang kita tulis adalah konten yang ditujukan khusus untuk kalangan tertentu. Misalnya untuk usia di atas 18 tahun. Tentu saja harus ada pencegahan supaya anak di bawah 18 tahun tidak membaca artikel yang ditulis.

Salah satu pencegahannya adalah dengan menggunakan peringatan. Peringatan dapat berupa pop up warning yang dipasang pada suatu artikel tertentu. Sehingga orang yang akan membaca artikel dapat mengetahui peringatan sebelum membacanya.

Di dalam wordpress, hal ini dapat diatasi dengan mudah. Yaitu dengan menggunakan plugin Content Warning. Pada kesempatan kali ini, JH Blogs akan berbagi cara bagaimana membuat peringatan konten pada wordpress. Berikut ni langkah-langkahnya.

Langkah-langkah Install Plugin Content Warning

  • Masuk ke dalam dashboard WordPress.
  • Pilih menu Plugin, klik Add New.
  • Pada kolom pencarian, ketikan Content Warning.
  • Setelah plugin di tampilkan, klik Install Now.

  • Setelah proses instalasi selesai, kemudian klik Activatecara menampilkan peringatan konten

Melakukan pengaturan pada menu Settings

Setelah proses instalasi dan aktivasi selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi atau melakukan pengaturan pada menu Settings. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  • Masuk kembali pada dashboard wordpress.
  • Pilih menu Settings, klik pilihan CWV2 Options.
  • Kemudian akan diarahkan pada halaman pembuatan

Beberapa istilah dalam pengaturan CWV2 Options adalah sebagai berikut:

General Settings: Pengaturan untuk menampilkan pop up peringatan konten pada kategori, halaman, dan masa aktif cookie dari pop up yang ditampilkan dalam hitungan hari.

Dialog Settings: Pengaturan ini untuk mengatur kata-kata dialog yang akan muncul saat halaman web diakses.

  • Title: Digunakan untuk mengatur judul peringatan.
  • Message: Berisi isi pesan yang ingin disampaikan kepada pengunjung web.
  • Add Media: Digunakan untuk menambahkan gambar.

Pada pengaturan ini terdapat 2 pengaturan tombol. Yaitu adalah tombol keluar dan tombol persetujuan untuk dapat mengakses halaman web. Tombol keluar dapat diisikan dengan url tujuan yang diinginkan. Saat pengunjunt klik tombol ini maka akan redirect ke url tersebut. Jika anda kosongkan,  maka otomatis akan mengarahkan ke google. Anda dapat memperhatikan gambar di bawah ini.

Background Image: Digunakan untuk menambah media gambar pada peringatan untuk menutupi konten web sesuai dengan ukuran gambar yang diperlukan.

Apabila sudah selesai pada tahap pengaturan gambar, maka Anda dapat klik Save Change.

Maka proses daripada pembuatan peringatan konten pada wordpress telah berhasil dilakukan.

Demikianlah cara pembuatan peringatan konten pada wordpress. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Cara Setting Ping di WordPress Agar Cepat Terindex

#JDA

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Jody Dwi Antono

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Berikan komentar Anda