Cara Mempercepat Loading Website WordPress

Riset membuktikan bahwa banyak orang tidak sabar saat mengakses website lambat. Lebih dari 25% pengunjung meninggalkan web apabila load website lebih dari 4 detik. Tapi untungnya hal ini dapat diatasi apabila kita memahami bagaimana cara mempercepat loading website wordpress blog.

Pada tutorial ini, JH Blogs akan membagikan tips cara mempercepat loading website wordpress. Anda tidak perlu ahli programming untuk melakukan tips-tips berikut. Tidak hanya mempercepat web, tapi juga bagus bagi SEO.

Berikut cara mempercepat loading website wordpress

1. Mengecek kecepatan wordpress

Silakan kunjungi GTmetrix  dan masukkan alamat website Anda kemudian klik Analyze. Jika anda ingin melihat performa situs Anda dengan situs lainnya, maka kunjungi Pingdom.

Cara Mempercepat Loading Website WordPress

2. Menghapus plugin dan tema yang tidak dibutuhkan

Barangkali saat anda mencoba optimasi wordpress anda menginstall banyak plugin dan mencoba banyak template. Namun seringkali kita lupa untuk menghapus plugin dan wordpress yang tidak terpakai. Hal ini akan berdampak terhadap kecepatan wordpress Anda. Jadi sebaiknya plugin dan theme yang tidak digunakan dihapus saja.

3. Minify CSS, HTML, dan JavaScript

Minify merupakan teknik yang berguna dalam meningkatkan performa suatu website. Teknik ini memperkecil ukuran file front-end dan script html,css,js.

Plugin yang membantu proses minify yaitu adalah Autoptimize dan W3 Total Cache

4. Mengaktifkan Gzip compression

Di samping melakukan minify, Anda juga dapat memanfaatkan form terpisah dari compression, yaitu Gzip compression. Sehingga kapan pun seseorang mengunjungi website Anda, resource (file) dari server akan diambil.

Semakin besar resource yang diambil maka akan semakin lama memakan waktu. Dengan Gzip compression, maka anda dapat memperkecil ukuran resource secara substansial. Dan ini akan mempercepat loading wordpress Anda.

Untuk mengecek apakah website Anda menggunakan Gzip compression atau tidak, silakan cek pada checkgzipcompression.com. Jika belum diaktifkan, maka edit file .htaccess dan tambahkan kode berikut.

<IfModule mod_deflate.c>
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/x-icon
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/svg+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-truetype
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-ttf
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-otf
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-opentype
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/vnd.ms-fontobject
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/ttf
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/otf
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/opentype
# For Older Browsers Which Can't Handle Compression
  BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
  BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
  BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
</IfModule>

5. Mengupgrade versi PHP

Tentu saja versi PHP terbaru lebih powerfull dari PHP terdahulu. Saat ini PHP sudah mencapai PHP 7.x.x . Dalam hal ini, upgrade PHP menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat website wordpress Anda.

Akan tetapi, satu hal yang harus Anda ingat adalah PHP 7 tidak memiliki kemampuan untuk backward compatibility. Hal ini berarti Anda tidak akan bisa menggunakan plugin dan tema tertentu yang tidak support PHP 7, termasuk tema dan plugin yang berfungsi dengan sangat baik di PHP 5.

6. Menggunakan content delivery network (CDN)

Ketika blog menerima traffic yang tinggi, kadang web akan mengalami error seperti ‘internal server error’. Oleh karena itu, kita memerlukan CDN untuk menghindari hal tersebut. CDN akan mengurangi down time dan bisa menghandle traffict. Saat ini ada banyak CDN yang bisa digunakan seperti KeyCDN, Cloudflare, dan MaxCDN.

Demikanlah Cara Mempercepat Loading Website WordPress Blog. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Baca juga: Cara Menaikkan Peringkat Artikel di Google

#JDA

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Jody Dwi Antono

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Berikan komentar Anda