Pengertian dan Macam-macam Web Server

Hai sobat Jogjahost! Seperti yang kita ketahui bahwa sebuah website memerlukan web server yang bertugas melayani permintaan data dari user. Dengan adanya web server juga maka sebuah website dapat online dan diakses melalui browser dan internet. Ngomong-ngomong, tahukah kamu bahwa ada bermacam-macam web server yang dapat kamu gunakan sebagai server website? Nah sebelum membahas  lebih dalam mengenai macam-macam web server, ada baiknya untuk mengulas terlebih dahulu apa itu web server yaa.

Pengertian Web Server

Web server adalah software yang memberikan informasi layanan data yang memiliki fungsi menerima permintaan dari HTTP maupun HTTPS dari klien yang disebut dengan web browser dan akan mengirimkan kembali hasil nya dalam bentuk halaman-halaman web.

Dari berbagai macam web server, tentunya setiap web server memiliki karakternya tersendiri. Dan setiap web server juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga pada artikel kali ini, kamu akan mengetahui berbagai macam web server sehingga kamu dapat memilih web server yang cocok untuk website kamu.

Aplikasi web server ada yang gratis dan berbayar. Apa sajakah web server tersebut? Berikut macam-macam web server yang banyak digunakan saat ini.

Macam-macam Web Server

01. Apache

macam-macam web server

Apache merupakan software gratis yang sangat baik untuk Anda gunakan. Ia adalah server yang mudah diinstal daripada server lainnya. Apache juga mampu beroperasi di berbagai sistem operasi seperti Microsoft Windows, Linux, UNIX, BSD, dan platform lainnya.

Apache bersifat open source yang dikembangkan oleh komunitas Apache di bawah naungan Apache Software Foundation. Apache mulai populer di tahun 1996, dan menjadi populer di internet.

Pada 1999 Apache digunakan oleh 57% web server di dunia. Untuk dapat mengatur konfigurasi cukup mudah. Anda dapat menemui Apache secara stand alone atau melalui aplikasi paket web server seperti XAMPP dan WAMP.

02. Litespeed

macam-macam web server

 

Lite Speed Web Server atau sering disebut LSWS ini dirilis pada tahun 2003, dan pada Agustus 2008 ia menjadi web server yang populer. Pada Nopember 2016, Lite Speed menjadi web server paling populer nomor 4.

Dan pada 2017, sebuah tim dari Universitas Politeknik Hong Kong menemukan nya menjadi salah satu dari 6 web server terpopuler dan diestimasikan oleh tim RWTH Aachen University bahwa web server telah berjalan pada 9,2% dari semua website yang menggunakan HTTP/2. Pada Desember 2017, LSWS telah digunakan oleh 97.5% dari website yang menggunakan QUIC.

Server yang mampu meningkatkan performa dan kecepatan PHP hingga 50% ini memiliki kecepatan hingga 6 kali lipat dibandingkan dengan Apache. Jogjahost menyediakan server dengan Lite Speed Web Server yang memungkinkan website Anda dapat diakses dengan cepat. Sehingga pengunjung website Anda dapat merasakan kenyamanan pada website Anda karena loading yang cepat.

Dan juga ia memiliki sistem anti DDOS dan pembatasan validasi HTTP request. Server ini mampu mencegah overload. Sistemnya cukup kompatibel dengan cPanel, Plesk dan direct admin. Lebih menguntungkan lagi, server ini juga compatible dengan Apache .htaccess.

03. Nginx

macam-macam web server

Merupakan server HTTP dan proxy yang open source dan juga dapat digunakan sebaga proxy POP3/IMAP. Source code NGINX ditulis oleh warga Rusia bernama Igor Sysoev pada tahun 2002 dan kemudian dirilis ke publik pada tahun 2004, dan menjadi populer sejak saat itu.

Web Server NGINX ini terkenal dengan kestabilannya dan memiliki performa yang tinggi dengan sedikit sumber daya. Nginx merupakan web server yang patut menjadi pilihan. Ia mampu memberi konten statis pada penggunaan daya yang efisien. Hal ini dapat membuat HTTP menjadi lebih dinamis pada jaringan yang menggunakan FastCGI handler.

Server ini dikenal sebagai asynchronus-event. Fitur yang digunakan pada server ini yaitu Server-side includes, Custom logging, URL rewriting, Ability to handle more than 10000 simultaneous connections, Handling of static files, index files, and auto-indexing, MP4 streaming, using the MP4 streaming module, FastCGI support with caching, Load balancing, SSL Support, Fault tolerance dan sebagainya.

04. Microsoft IIS

macam-macam web server

Microsoft IIS adalah kepanjangan dari Internet Information Service. Dengan web server ini maka Anda dapat menikmati fitur File Transfer Protocol (FTP), pengelola web, NNTP dan Ghoper.

Server ini hanya didukung pada OS Windows seperti  Windows NT , 7 dan Windows Server 2003, Windows 2000 dan Windows XP, dan windows lainnya yang kompatibel.

PHP pada IIS lebih stabil, dan cepat. Terdapat sistem diagnostik di dalamnya untuk mengecek kesalahan. Web server ini hanya kompatibel di windows dan dirilis oleh Microsoft.

Kesimpulan

Demikianlah Pengertian dan Macam-macam Web Server. Web server yang paling banyak digunakan adalah Apache karena gratis, dan web server yang cepat adalah Lite Speed. Kemudian Ada Nginx yang efisien dalam penggunaan daya. Dan jika kamu menyukai server dari windows dengan berbagai fiturnya, maka kamu dapat memilih Microsoft IIS. Jadi web server apa yang kamu sukai? Yuk bagikan pengalaman kamu pada komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat 🙂

#JDA

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Jody Dwi Antono

Programmer yang gemar blogging dan traveling

Berikan komentar Anda